Archive | Puisiku RSS feed for this section

Masih Bersamamu.. Memapahmu…

28 Apr

Berhenti sejenak…
Hempasakan selaksa sesak
Yang masih memenuhi nurani
Biarkan kubantu Engkau mengingat kembali
Satu sisi indah pernah ada dihidupmu…
Harapan-harapan tak pernah pupus
Semoga Tuhan beri Engkau bahagia
Yang menemanimu jalani hidup
Menjadikan Engkau sosok tegar
Dan tetap menjagamu ketika senyap berkunjung…

“Puisi ini aku buat sekitar 3 tahun silam, tepatnya pada Selasa, 28 April 2019.”

Advertisements

Sebuah Cinta Untuk Devi

23 Mar

Sebuah Cinta Untuk Devi

Puisi ini aku buat tentu saja untuk Pacarku saat itu, 4 Tahun Silam, dan kini Beliau menjadi Istri dan Ibu dari Anak-anakku 🙂

Puisi Berisi Do’a-do’a dan Harapan yang kini menjadi Kenyataan.

So, masih meragukan Kekuatan Do’a, Sahabatku ?! Hehe..

Check this out !!

 

Sebuah Cinta Untuk Devi

Langit januari berarak dalam semilir angin
Menyisakan setitik embun dari hujan gerimis yang turun malam ini
Aq menanti detik demi detik waktu
Mencoba tak menutup mata
Menggerakkan jiwa mengusir kantuk yang membelai kelopak matakuDisisi tempat tidurku
Aq yakin Tuhan sedang menemaniku
Menunggu waktu mengaskan pergantian hari
Dan saat akan kukatakan sepatah kata
SELAMAT ULANG TAHUN BELAHAN JANTUNGKU

Ada cinta yang kusimpan dihatiku hanya untukmu
Ada doa yang kupendam disanubariku
Ada kasih yang kujaga untuk kau miliki
Ada janji yang kuingin hanya dalam genggamanmu

Lewat tengah malam ini
25 Tahun telah kau berjalan meniti hidupmu
Meski baru sesaat waktu yang kujalani bersamamu
Tetaplah hal terbaik dalam hidupku

Pejamkan matamu
Ada sebuah hadiah untukmu
Ada cinta untukmu
Cinta berbungkus ketulusan dan harapan

Biar kugenggan tanganmu
Menatap langit esok
Bergumam doa bersama
Memohon keabadian cinta kita
Memohon segala kebaikan menemanimu

Karena hatiku dipenuhi cintamu…

Desah Kami Yang Terluka…

20 Oct

Yogyakarta, 20/08/06. 11.03 pm

Saat ekspresi bumi terlalu menyakiti
Tempat berpijak kami emosi
Pucuk-pucuk nyawapun seperti tak berarti
Kehidupan berganti begitu basi disini
Dan seringai kematian beringas mengawasi

Saudara kami…
Engkau tak disini saat maut mengetuk pintu rumah kami
Engkau tak disini saat tembok-tembok menjadi begitu tega menganiaya kami
Engkau tak disini saat bumi menertawakan kesakitan kami
Engkau bahkan tak disini saat malaikat maut merampas roh-roh tak berdaya kami

Tanah yang kami pijak seperti jadi sasana penyiksaan bagi kami
Awal hari inipun jadi hari pendiktean kesadaran ini
Kami menyaksikan kemarahan Tuhan pada kami
Sehingga tak tersamar betapa marahnya Ia pada kami
Dan kamipun terhempas bersama harapan dan mimpi-mimpi kami
Kami tertusuk bersama keterkutukan ini
Kami merintih seiring benih dosa yang tumbuh di hati-hati ini
Dan kami mati bersama sujud yang tertunda

Kami hanya sepenggal nisan usang kini
Dengan cerita yang berserakan entah dipelataran mana
Akankah harapan kini jadi barang langka bagi kami ?
Ketika kami terlanjur terluka, terdampar dan hidup dalam keputusasaan
Ketika mengais sisa-sisa mimpi menjadi satu-satunya pilihan kami

Tuhan…
Engkau mungkin terluka dengan cerita ini,
Tapi tak sepedih luka yang kini menganga dijiwa kami
Daging yang mengelupas dikepala kami
Tulang belulang kami yang remuk bersimbah darah
Tak sadarkah betapa Engkau telah menyakiti kami Tuhan…!?

Bulan-bulanpun telah berlalu
Menyisakan rona pekat yang membekas sangat dalam dijiwa ini
Dan orang-orang tak lagi membahas kami
Membiarkan kami mengangkat kedua kaki ini
Memaksakan letih dikedua tangan ini
Membalut sekujur luka yang nyaris membusuk
Berserakan darah dan nanah disekujur ditubuh ini
Kami sendiri kini…
Bersama desah kami yang terluka…

Love Can Hurt…

11 Sep

Cinta memperlakukan tiap insan merasa istimewa ketika ia sedang membara..
Tapi percaya atau tidak, cinta menghancurkan, meremukkan dan memutuskan dahan-dahan kehidupan ketika Ia hendak berlalu…

Namun satu hal… Ketika cinta itu harus mati, maka Kita tidak perlu mati bersamanya…

Complicated Me…

11 Sep

Aku ingin menyayangmu,,
Ketika aku bahkan tak tahu
Kau masih membukakan sedikit cela dihatimu…

Aku ingin menyayangmu,,
Walau terlanjur kutoreh luka yang amat dalam membekas dibatinmu…

Aku ingin menyayangmu,,
Walau aku sadar matahari esok terlalu menyengat untuk kutatap…

Jika berharap memang jalan terbaik,,
Aku akan berteduh dipelataran hatimu,
Menunggu saat dimana pagi menjemput kelam
Mungkin tidak pagi ini…
Tapi aku akan selalu menyaksikanmu lelap dalam buai malam,,,

Aku juga yang akan jadi pertama kali melihatmu
Merenggangkan mimpi indahmu semalam…

Tetaplah jadi sosok yang menginspirasi lahirnya dunia baru dihidupku,
Agar ketika kumati,
Aku masih merasakan hangatnya dekapan cinta lewat nuansa hatimu…

Someone Who Love You

25 Aug


Seseorang yg mencintaimu,
Tak punya alasan mengapa ia mencintaimu.
Karena ia sadar, tak akan ada alasan yang mampu mewakili rasa cintanya padamu

Seseorang yg mencintaimu,
Sangat jarang memujimu, tetapi memujamu dlm hatinya
Menjadikanmu satu-satunya mahkota dijiwanya

Seseorang yg mencintaimu,
Tak memberimu janji, karna ia tak mau mengingkari janjinya.
Sehingga kamu akan merasa sakit karenanya
Ia hanya berbuat dan berharap engkau percaya padanya…

Seseorang yg mencintaimu,
Kadang membuatmu merasa tertekan karena sifatnya
Tapi bahkan tak pernah ada niat menyakitimu
Karena ia peduli dan ia tdk ingin sesuatu terjadi padamu.

Seseorang yg mencintaimu,
Mengingat tiap kata yg kamu ucapkan,
Mampu merekam tiap kata yang bahkan tak sengaja terucap
Dan ia selalu menggunakan kata2 itu tepat waktunya.

Seseorang yg mencintaimu,
Melarangmu berpikir terlalu banyak
Karena ia percaya mampu memberimu yang terbaik

Seseorang yg mencintaimu,
Kadang lupa hari istimewa dalam hubungan kalian
Tapi ia tak pernah lupa mencintaimu
Sehingga engkau merasa setiap hari tak ada yang berubah

Seseorang yg mencintaimu,
Tidak akan meneleponmu dan berkata sayang tiap hari padamu
Tapi ia akan menanyakan baikkah keadaanmu, bagaimana pekerjaanmu
Dan ia akan mengingatkanmu untuk menjaga dirimu

Seseorang yg mencintaimu,
Tidak akan meneleponmu ketika kamu marah
Karena ia tahu kamu sedang marah
Tapi ia tahu saatnya ketika ia harus mengirimimu pesan dan menenangkanmu

Seseorang yg mencintaimu,
Adalah ia yang memperlakukanmu seperti anak kecil
Tapi ketika ia membuat keputusan besar,
Engkau orang pertama yang diinginkannya memberinya saran

Seseorang yg mencintaimu,
Selalu menyimpan dan menjaga semua benda yang kamu berikan
Bahkan ia semakin merindukanmu hanya dengan melihat benda pemberianmu

Seseorang yg mencintaimu,
Dialah yang memiliki jiwa dan ragamu
Dialah yang jarang mengungkapkan cinta dengan kata2nya
Dialah yang pertama terluka ketika engkau jatuh
Dialah yang selalu gundah ketika engkau pulang terlalu malam, dan ia masih menunggu pesan darimu
Dialah yang memberikan pundaknya untukmu bersandar dan berkeluh kesah
Dialah yang memberimu dekapan ketika engkau menangis, membiarkan papkaiannya basah karena air matamu

Seseorang yang mencintaimu,
Akan terus mencintaimu, bahkan ketika engkau tak mencintainya lagi
Dan ia siap melepaskanmu untuk kebahagiaanmu…

Jangan Bukukan Aku

22 Aug


Aku tak meminta menuliskan namaku
Bahkan ketika aku mati sekalipun
Aku tak mengemis kafan padamu

Menuntut dihargai bukanlah pilihan bagiku
Bahkan ketika kuberikan satu-satunya nyawa yang kumiliki

Masa-masa silam tinggalah cerita
Perang kini telah usai
Menyisakan dongeng dimalam hari
saat cucuku hendak tidur

Dan ketika tahun-tahun berlalu
Hanya rasa pilu yang tiap pagi membangunkanku
Bukan karena tunjangan yang tak kunjung kudapatkan
Bukan pula karena tak ada penyematan didadaku
Tapi karena pagi ini tak kulihat lagi cucuku menaikkan bendera
Padahal hari ini kemerdekaan bangsa kami

Nilai Merah Putih kini tinggalah kain minim
Yang menggelantung diantara gaun-gaun globalisasi
Padahal kami menukarnya dengan percikan darah
Padahal kami menjahitnya dengan kesucian jiwa

Jangan bukukan aku
Karena nama tak membuat kita merdeka
Tapi lihatlah kedalam sini
Dibalik tulang rusuk rapuh yang menopang dada tua ini
Semangat merah putih masih seterang dahulu

Jangan bukukan ceritaku
Jika akhirnya sejarah
Hanya akan jadi puing-puing tak bermakna

Jangan !!!… Jangan pernah bukukan kepahlawananku
Karena perang tak pernah usai di dunia yang kini aku pijak
Indonesiaku tersayang
Disini kembali terjadi perang
Perang yang mulai menggerogoti kemerdekaan bangsa ini
Kemerdekaan yang pernah kutitipkin sangat dalam
Dijiwamu, Indonesiaku…

Yogyakarta, 02/09/06. 10.13 pm

Awal Cinta

13 Aug


aku bersamamu,
ketika kita belajar menyayangi
aku bersamamu,
ketika kita belajar mengerti
aku bersamamu,
ketika kita belajar menerima
aku juga bersamamu,
ketika kini kita menyatu
dan aku ingin tetap bersamamu
ketika kehidupan berubah sebuah kematian

betapa kusadari,
kau bukan darah dalam jasadku
tapi kasihmu menghentikan dan menjalankan alirannya
betapa kusadari,
kau bukan saraf dalam ragaku
tapi cintamu mengendalikan rona hidup yang baru saja kumiliki

betapa kusadari,
kau bukan nyawa dalam jiwaku
tapi ketulusanmu menitipkan roh abadi dititik nadiku
dan betapa kusadari,
rasa kasih telah memilihmu menggantikan banyak rasa dihidupku,
kesakitan, kepedihan, bahagia, rasa nyaman dan air mata…
yang betapa kusadari tak lagi kumiliki…



Yogyakarta, 26/08/06. 09.44 am. Sir Hendra Jr.