Archive | Forex RSS feed for this section

DASAR-DASAR FOREX

28 Aug
  • Forex Trading bergerak terus selama 24 jam setiap hari kerja (Senin sampai Jumat) berputar mulai dari pasar New Zealand & Australia yang berlangsung pukul 04.00 – 14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang & Singapura yang berlangsung pukul 07.00 – 16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman & Inggris yang berlangsung pukul 14.00 – 22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika yang berlangsung pukul 19.30 – 04.00 WIB
  • Fluktuasi Perdagangan di sesi Asia biasanya Flat. Harga biasanya mulai bergerak saat memasuki sessi Eropa (14.00 WIB) dan puncak pergerakan biasanya terjadi pada saat sessi Amerika dibuka jam 19.30.
  • Berita ekonomi saat sesi Amerika dibuka biasanya sangat ditunggu pelaku pasar/trader. Karena pergerakan harga bisa mencapai 100–200 Pips. Anda dapat mengakses data2 ekonomi yang akan dan sudah dirilis di beberapa situs seperti, www.forexfactory.com, www.dailyfx.com, dsb.
  • Berita ekonomi (economic indicator) yang penting dan banyak mempengaruhi pergerakan harga, seperti berita tentang Non Farm Payroll (NFP), Gross Domestic Product (GDP), Trade Balance, CPI, kenaikan suku bunga dll.
  • Mata uang yang paling sering diperdagangkan adalah pasangan mata uang seperti GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF, USD/JPY. Mata uang ini dipilih karena pergerakannya sangat fluktuatif.
  • Bila GBP/USD dan EUR/USD sedang dalam kondisi “down trend” maka biasanya USD/CHF dan USD/JPY dalam kondisi “Up Trend”. Tapi bila suatu saat harga ini bergerak tidak berlawan seperti yang disebutkan di atas, Anda wajib hati-hati untuk memasang posisi (entry) pada hari itu.
  • Mata Uang: GBP (Great Britain Poundsterling) mata uang negara Inggris, EUR (Euro) mata uang negara-negara Eropa, USD (United States Dollar) mata uang Negara Amerika Serikat, CHF (Swiss Franc) mata uang negara Swiss, JPY (Japanese Yen) mata uang negara Jepang.
  • Konsep Penguatan dan Pelemahan mata uang. Bila GBP/USD bergerak dari harga 1.8540 ke 1.8590 (naik). Maka ini berarti GBP/USD mengalami kenaikan 50 poin. Artinya GBP mengalami “penguatan” nilai mata uang sedang USD mengalami “pelemahan” nilai mata uang. Karena nilai Dollar (USD) yang dibutuhkan untuk membeli GBP semakin besar yaitu dari 1.8540 menjadi 1.8590 per 1 Poundsterling (GBP).
  • “Two Ways Opportunities” atau dua arah transaksi dimana kita dapat mengambil keuntungan baik ketika harga naik maupun harga turun. Bila trend harga sedang naik maka transaksi dilakukan dengan mengambil posisi BUY (offer). Sedang bila trend harga sedang turun maka transaksi dilakukan dengan mengambil posisi SELL (bid).
  • Gunakanlah Analisa teknikal dan analisa fundamental untuk menganalisa pergerakan harga. Analisa Teknikal adalah analisa pergerakan harga dengan melihat grafik pergerakan harga sebelumnya (5 menit, 30 menit, 1 jam, atau 1 hari) biasanya dilengkapi indikator2 untuk melihat tren harga untuk memutuskan kapan harus masuk pasar (Entry) dan kapan harus keluar (Exit). Sedangkan Analisa Fundamental adalah analisa yang didasarkan pada kondisi ekonomi suatu Negara. Misalnya Rate, CPI, NFP, GDP, dll.
  • Gunakan time frame 1 jam (1H) untuk menentukan trend dan time frame 5 minute (5M) untuk melihat pergerakn harga. Jangan menggunakan time frame yang kecil untuk menentukan trend harga seperti 1 minute (1M), 5 minute (5M). Karena terlalu banyak “gelombang” yang bisa menelan.
  • Jangan pernah memasang posisi yang berlawan dengan trend harian. Jika berlawanan dengan trend harian, lebih baik jangan mengambil posisi atau wait and see. Dan ketahui kapan harus masuk pasar dan kapan harus keluar dari pasar.
  • Pilih strategi yang sesuai dengan Anda dan tentu saja mampu menghasilkan profit. Lakukan trading dengan demo account selama sebulan. Lihat hasilnya apakah memberikan probability keuntungan yang tinggi atau malah probability kerugiannya sangat besar.
  • Sabar, disiplin dan komitmen dengan strategi dan planning yang sudah Anda yakini. Jangan pernah serakah saat anda trading. Segera ambil profit ketika target yang anda planingkan sudah tercapai.
  • Jika anda loss, Hindari rasa terburu nafsu untuk segera membalas kekalahan anda.
  • Gunakan paling banyak 10% saja dari equity yang Anda miliki. Misal uang di account Anda 100 USD. Gunakan paling banyak 10 USD untuk trading.
  • Selalu pasang sotp loss 30 – 50 Pips atau 5 % dari equity untuk membatasi kerugian.
  • Ikuti forum2 forex serta mailing list dan teruslah pelajari strategi dari forum2 dan trader lain untuk menambah pengetahuan anda dalam forex trading. Pelajari juga money management sehingga trading anda maksimal.

Sejarah Munculnya Foreign Exchange

16 Aug
PENGERTIAN FOREX

FOREX atau Foreign Exchange Trading merupakan perdagangan/transaksi nilai tukar mata uang yang banyak dimanfaatkan sebagai sarana investasi, oleh kalangan industriawan, pemerintah, lembaga-lembaga tertentu maupun individual untuk meningkatkan keuntungan mereka atau menjaga stabilitas ekonomi mikro maupun makro. Bagi perusahaan multinasional yang berorientasi ekspor, perdagangan mata uang sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas produksi dan memudahkan perhitungan anggaran perusahaan selanjutnya, transaksi dengan tujuan tersebut umumnya dikenal dengan hedging (lindung nilai).

Bagi pemerintah, perdagangan mata uang sangat terpaut erat dengan kebijaksanaan moneter. Pemerintah dapat dengan mudah melakukan Monetary Adjustment pada pasar valuta asing untuk mencapai tujuan ekonomi negara karena tingkat liquiditasnya yang tinggi. Dengan demikian, melalui sikap yang diambil dalam pasar valuta, tujuan ekonomi suatu negara dapat terlihat dengan jelas. Sementara bagi lembaga keuangan dan individual, pasar tersebut dijadikan sebagai wahana investasi yang menjanjikan keuntungan lebih dari sektor lain…

MUNCULNYA FOREIGN EXCHANGE MARKET

The Gold Exchange dan Perjanjian Bretton Woods

Menjelang akhir era 1960-an, Bank Chicago pernah menolak pinjaman seorang professor universitas berupa sejumlah mata uang Inggris. Ia menganggap bahwa nilai currency tersebut sudah terlalu tinggi dibanding Dollar Amerika, sehingga ia bermaksud menjualnya di pasar.

Rencananya pada saat nilai poundsterling tersebut mulai melemah dibanding Dollar Amerika ia akan melakukan pembeian kembali dan membayar hutangnya kepada Bank, dan kemudian mengantongi keuntungan yang tersisa.

Penolakan Bank Chicago tersebut dikarenakan adanya perjanjian Bretton Woods yang telah disepakati 20 tahun sebelumnya.

Perjanjian Bretton Woods dirumuskan pada tahun 1994 bertujuan untuk mendirikan stabilitas moneter internasional dan mencegah kaburnya arus dana keluar negeri, disamping tetap memberi sikap tegas terhadap spekulan mata uang.

Prioritas utama perjanjian ini adalah untuk mengatasi dominasi pertukaran emas terhadap perekonomian dunia. Pada masa pertukaran emas, mata uang mengalami beberapa tahap stabilitas, dan dalam prosesnya telah menghapus peraturan lama yang memungkinkan raja atau pembuat peraturan mencetak dan memperbanyak mata uang secara semena-mena yang akhirnya menimbulkan tekanan inflasi yang tinggi.

Tetapi sistem pertukaran emas tidak kekurangan kelemahan. Ketika pertumbuhan ekonomi mulai menguat, terjadi impor emas dalam skala besar dari negara lain, yang membuat arus uang yang keluar sangat besar dan menyebabkan peredaran uang didalam negeri menjadi sangat sedikit. Hal tersebut memicu kenaikan suku bunga dan memperlambat aktivitas ekonomi yang mendorong negara kedalam resesi.
Akhirnya, harga barang menjadi sangat rendah dan menimbulkan arus pembelian yang sangat besar dari negara lain, yang kemudian menciptakan cadangan emas baru, hal tersebut akan terus berlanjut sampai mampu menyulapi cukup uang di dalam negeri dan mendorong perekonomian tumbuh kembali.

Setelah Perang Dunia I, perjanjian Bretton Woods ditemukan, dimana negara partisipan setuju untuk memelihara dan menentukan nilai mata uang mereka sendiri dibanding Dollar. Negara-negara dilarang mendevaluasi mata uang untuk keuntungan perdagangan mereka, pendevaluasian hanya disetujui jika kurang dari 10%. Namun pada tahun 1950 terjadi ledakan arus modal yang didorong oleh kebutuhan pengambangan pasca Perang Dunia. Hal tersebut mendorong tidak stabilnya mata uang sebagaimana yang telah disepakati di dalam perjanjian Bretton Woods.

Perjanjian tersebut akhirnya ditinggalkan pada tahun 1971, dan Dollar Amerika tidak pantas lagi disetarakan dengan emas. Pada tahun 1973, mata uang negara-negara industri menjadi semakin mengambang (floating), yang kendali utamanya dipegang oleh kekuatan penawaran dan permintaan yang terjadi di Foreign Exchange Market. Pasar terus mengambang dengan volume dan fluktuasi yang tinggi sejak era 1970-an, dan memberikan kesempatan munculnya instrument baru dalam pasar uang, deregulasi pasar dan liberalisasi perdagangan.

Pada tahun 1980-an penyeberangan arus modal bertambah cepat dengan adanya peningkatan komputerisasi dan teknologi, hingga menerobos benua Asia, Eropa dan Amerika. Transaksi perdagangan meningkat pesat dari $70 billion dalam satu hari pada tahun 1980-an menjadi $1.5 Trillion / Hari dalam dua dekade berikutnya.

LEDAKAN PASAR EROPA

Katalisator utama terhadap percepatan Foreign Exchange trading adalah tumbuh pesatnya eurodollar market, dimana US Dollar sangat banyak didepositokan diluar negeri.

Ledakan tersebut dimulai tahun 1950-an ketika semua pendapatan hasil penjualan minyak rusia dalam bentuk dollar dan didepositokan diluar Amerika Serikat karena adanya ketakutan dana tersebut akan dibekukan oleh pemerintah Amerika. Hal tersebut menimbulkan kenaikan jumlah dollar yang beredar dinegara lain diluar pengawasan Amerika.

Dilain pihak Euromarket, jauh lebih menarik dibanding pasar Amerika, karena peraturan yang lebih lunak dan menawarkan hasil yang lebih tinggi. Sehingga pada akhir tahun 1980-an perusahaan-perusahaan Amerika mulai mengambil pinjaman dari luar negaranya, dan menemukan Euromarket sebagai pasar paling liquid, yang menyediakan pinjaman jangka pendek untuk membiayai aktivitas ekspor dan impor.

Pada saat itu London masih tetap menjadi pasar utama dunia, dan pada tahun 1980, Ia juga menjadi pusat pasar bagi Eurodollar, proses tersebut berkembang ketika Bank Inggris mulai meminjamkan dollarnya sebagai alternatif terhadap Pound agar dapat mempertahankan posisi mereka sebagai pemimpin di pasar Keuangan global. Lokasi geografis yang strategis di London (beroperasi antara pasar Asia dan Amerika) juga menjadi instrument pendukung untuk mendominasi Euromarket.

FOREIGN EXCHANGE

Investasi Forex adalah investasi yang sangat berpeluang besar dibisnis financial, tidak seperti bisnis lainnya pasar Forex buka 24 jam sehari dengan volume transaksi sebesar $ 1.8 T per hari, dimana market forex adalah market yang sangat liquid tidak seperti instrument transaksi yang lainnya bisnis forex bukan bisnis yang fixed income, transaksi dimarket forex dapat dilakukan oleh seorang trader dari perusahaan futures yang resmi dan telah memiliki izin, transaksi bisa dilakukan dengan metode konvensional maupun online trading melalui internet. Dalam melakukan transaksi kita dapat melakukan dengan menggunakan mekanisme Two Way Opportunity yang artinya kita dapat mendapatkan keuntungan dari dua arah baik saat harga bergerak naik ataupun bergerak turun ini adalah salah satu return seperti halnya bila kita berinvestasi dimanapun yang namanya resiko pasti ada di forex. Resiko kerugian yang akan kita hadapai tergolong besar namun dengan resiko keuntungan yang besar pula, keadaan tersebut jangan dijadikan suatu kekhawatiran yang mendalam karena kita mempunya manajemen resiko uintuk meminimalkan kerugian yang akan kita hadapi kelak. Kita ketahui bersama bahwa 70%-90% dalam bertransaksi forex adalah spekulatif.

Pasar valuta asing (Foreign Exchange Market) tidak beroperasi sebagaimana pasar biasa. Pada pasar valuta asing terbentuk oleh supply dan demand dari pelaku pasar melalui jaringan telekomunikasi canggih.

Adapun mata uang yang ditransaksikan disini adalah mata uang direct dan indirect yang ditransaksikan sebagai berikut :

EUR / USD : European Euro against United State Dollar (Indirect Currency)
USD / JPY : United State Dollar against Japanese Yen (Direct Currency)
GBP / USD : Great Britain Pound Sterling against United State Dollar (Indirect Currency)
USD / CHF : United State Dollar against Swiss Franc (Direct Currency)
AUD / USD : Australian Dollar against United State Dollar (Indirect Currency)

Selain mata uang direct dan indirect yang diperdagangkan diatas ada juga perdagangan cross rate, antara lain :

GBP / JPY : Great Britai Pound Sterling against Japanese Yen
EUR / CHF : European Euro against Swiss Franc
EUR / JPY : European Euro against Japanese Yen
EUR / GBP : European Euro against Great Britain Pound Sterling
GBP / CHF : Great Britai Pound Sterling against Swiss Franc